Friday, September 30, 2016

6 Bapaslon Gubernur Aceh Lulus Tes Kesehatan dan Baca Alquran

Kluet Raya News - AcehSeluruh bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan mampu membaca Alquran. Hal itu disampaikan dalam rapat pleno KIP Aceh, Kamis, (29/9/2016).

Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, mengatakan, enam bakal pasangan calon kepala daerah tingkat provinsi sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada 24-25 September dan tes mampu baca Alquran pada 28 September lalu.

“Bakal pasangan calon dinyatakan mampu secara jasmani, rohani, dan bebas narkoba. Dan keseluruhan dari pasangan calon tersebut mampu membaca Alquran,” kata Ridwan Hadi kepada wartawan.

Seluruh bakal pasangan calon yang lulus pemeriksaan kesehatan dan tes baca Alquran ialah, T Alaidinsyah, Zakaria Saman, Tarmizi Karim, Sayed Mustafa Usab, Abdullah Puteh, Nova Iriansyah, Muzakkir Manaf, Irwandi Yusuf, Zaini Abdullah, Nasaruddin, TA Khalid, dan Teuku Machsalmina Ali. 


“Setelah dilakukan verifikasi terkait dua persyaratan tersebut KIP Aceh menyatakan sudah dapat mengesahkan untuk dua kategori syarat ini bahwa semua bakal calon sudah memenuhi syarat,” tegas Ridwan Hadi.

Foto : Rapat pleno KIp Aceh soal hasil tes kesehatan dan tes baca Alquran calon Gubernur/Wakil Gubenur Aceh di Media Center KIP Aceh, Kamis (29/9/2016). [Humas KIP]

Rapat pleno yang digelar di Media Center KIP Aceh,  dipimpin Ketua KIP Aceh, Ridwan hadi dan dihadiri anggota KIP, Fauziah, Robby Syah Putra, dan Basri M. Sabi. Hendra Fauzi dan Muhammad Manan mengikut rapat pleno melalui video conference dari KIP Aceh Timur. Sedangkan Junaidi sedang mengkuti agenda dengan KPU RI di Jakarta.

Ridwan Hadi menjelaskan, rapat pleno melalui video conference dilakukan karena ada situasi yang menyebabkan minimal lima Komisioner KIP Aceh tidak bisa hadiri rapat pleno dalam satu tempat secara bersamaan. Sehingga untuk memenuhi batas kuorum minimal lima komisioner harus dipenuhi dengan video conferece.

“Dan ini juga dibenarkan bila terjadi situasi yang tidak memungkinkan untuk bertemu dalam satu tempat. Tapi ini juga tidak mengurangi nilai keterbukaan kita,” ucapnya.

Sumber : Goaceh.co

No comments:
Write komentar