Berita Terbaru

Wawancara Dr Husaini Hasan: Cara Supaya Orang di Aceh Bisa Bersatu

Kluetrayanews.com, Pertanyaan: Menurut Anda, Bagaimana cara supaya orang orang di Aceh bisa bersatu dalam langkah membuat Aceh lebih maju dalam segala bidang yang membuat orang Aceh bahagia dan sejahtera serta terhormat kembali?

Jawaban Dr Husaini Hasan: 

(Bahasa Aceh)

Jaweuëb: Untuk ta puwoë keulai marwah bangsa, peureulèë keuridja sama dan peureulèë rôh bandum lapisan masjarakat Atjèh. Usaha  njang phôn that peureulèë teupeugot nakeuh “ISLAH RAJEK” saré-saré Atjèh.

Duëk silaturrahmi antara tokoh-tokoh internal Atjèh njang hana sapeuë kheun. Hei bandum waki-waki mantan GAM, MPGAM, PA, PNA, PDA, ASNLF, Ulama, Intellektuel, elite Atjèh, buka asoë haté seutjara persaudaraan dan peuseuleusoë masalah, peuhabéh uroë njan dan bèk na lé masalah masa ukeuë.

Diakhiri deungon khanduri rajek dan saléng mumat-mat djaroë. Lôn rasa le that mis-understanding antara saré Atjèh njang hantom teupeutrang hingga masalah njan akan meubalôt-balôt hana glah dan djeuët keu puntja paké saré Atjèh berterusan sampoë bak aneuk tjutjo..

Lheuëh njan bersama-sama susôn program pembangunan Atjèh disegala bidang untuk 20-50 thôn ukeuë.

Terjemahan Bahasa Indonesia:

Untuk mengembalikan harkat dan martabat bangsa Aceh, perlu kerja sama dan perlu melibatkan semua lapisan masyarakat Aceh. Usaha yang pertama sekali harus dilakukan adalah "Islah Raya (Perdamaian besar-besaran)" sesama orang-orang di Aceh.

Pertemuan silaturrahmi antara tokoh-tokoh internal (di dalam) Aceh yang tidak sependapat. Undang semua wakil-wakil mantan GAM, MPGAM, PA, PNA, ASNLF, Ulama, Intellektuel, elite Aceh, buka isi hati secara persaudaraan dan selesaikan masalah, semua masalah harus diselesaikan pada hari itu supaya tidak ada lagi masalah di masa depan.

Pertemuan silaturrahmi perdamaian sesama orang-orang di  Aceh itu diakhiri dengan kenduri raya dan saling berjabat tangan. Saya rasa, banyak mis-understanding (kesalah pahaman) antara sesama Aceh yang tidak pernah disampaikan sehingga masalah itu akan terbalut-balut tidak terurai menjadi punca (simpul) pertikaian Aceh berterusan sampai ke anak cucu.

Setelah pertemuan silaturrahmi perdamaian sesama orang-orang di Aceh itu, bersama-sama menyusun program pembangunan Aceh di segala bidang untuk 20-50 tahun ke depan.

Catatan: Tulisan di atas adalah pernyataan Dr Husaini Hasan (Dr Husaini M. Hasan, Sp.OG) yang dikirimnya dari Brisbane, Australia, ke surat elektronik Thayeb Loh Angen pada 4 Desember 2016, untuk keperluan wawancara buku “Kebangkitan Aceh: Setelah Daud Beureueh dan Hasan Tiro” yang ditulis oleh Thayeb Loh Angen. Di antara beberapa orang tokoh, Husaini Hasan adalah salah seorang narasumber yang diwawancarai untuk buku tersebut.

Sumber : portalsatu.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wawancara Dr Husaini Hasan: Cara Supaya Orang di Aceh Bisa Bersatu"